Tahrif kitab Futuhat al-Makkiyah, Keturunan Siapakah Imam Mahdi Menurut Ibnu Arabi?


Oleh Candiki Repantu

Abdul Wahab As-Sya’rani (w 973 H), seorang ulama dan sufi besar di dalam kitabnya al-Yawaqit wal Jawahir yg ditulis untuk menjelaskan konsep-konsep inti dalam pemikiran Ibnu Arabi, mengutip pernyataan Ibnu Arabi dalam kitabnya “Futuhat al-Makkiyah bab 366” sbb (perhatikan yg digaris merah)

yawakit al-jawahirPerhatikan yang digaris merah disebutkan “Ibnu Arabi dalam bab 366 dari kitabnya Futuhat menyebutkan bahwa “,,,,AL-MAHDI ADALAH ITRAH/KETURUNAN RASULULLAH SAW, DARI FATIMAH, KAKEKNYA ADALAH HUSAIN BIN ALI BIN ABI THALIB. AYAHNYA ADALAH HASAN ASKARI BIN IMAM ALI AN-NAQI BIN MUHAMMAD AT-TAQI, BIN IMAM ALI AL-RIDHA, BIN IMAM MUSA AL-KAAZHIM, BIN IMAM JA’FAR AL-SHADIQ BIN IMAM MUHAMMAD AL-BAGIR, BIN IMAM ZAINAL ABIDIIN, BIN IMAM AL-HUSAIN BIN ALI BIN ABI THALIB. NAMA BELIAU SAMA DENGAN NAMA RASUL SAWW, BELIAU AKAN DIBAIAT KAUM MUSLIMIN ANTARA RUKUN DAN MAQAM,,,”

Jadi, Ibnu Arabi menyatakan bahwa Imam Mahdi sudah lahir, dan ia merupakan putra dari Imam Hasan Askari

Pernyataan as-Sya’rani di atas juga dibenarkan oleh ulama besar sunni lainnya yaitu Muhmmad Ali Shbabban dalam kitabnya Is’af al-Raghibin fi sirah al-mushtafa wa fadhail ahli baiti al-thahirin, berikut ini

وقال سيدي عبد الوهاب الشعراني في كتابه اليواقيت والجواهر المهدي من ولد الإمام حسن العسكري ومولده ليلة النصف من شعبان سنة خمس وخمسين ومائتين وهو باق إلى أن يجتمع بعيسى ابن مريم وهكذا أخبرني الشيخ حسن العراقي المدفون فوق كوم الريش المطل على بركة الرطل بمصر المحروسة عن الإمام المهدي حين اجتمع به ووافقه على ذلك سيدي علي الخواص رحمهما الله تعالى.
________________________________________
وقال الشيخ محيي الدين في الفتوحات اعلموا أنه لا بد من خروج المهدي عليه السلام لكن لا يخرج حتى تمتلئ الأرض جورا وظلما فيملؤها قسطا وعدلا وهو من عترة رسول الله صلى الله عليه وسلم من ولد فاطمة رضي الله تعالى عنها جده الحسين بن علي بن أبي طالب ووالده الإمام حسن العسكري بن الإمام علي النقي بالنون ابن الإمام محمد التقي بالتاء ابن الإمام علي الرضا ابن الإمام موسى الكاظم ابن الإمام جعفر الصادق ابن الإمام محمد الباقر ابن الإمام زين العابدين علي بن الحسين بن الإمام علي بن أبي طالب رضي الله تعالى عنهم يواطئ اسمه اسم رسول الله صلى الله عليه وسلم يبايعه المسلمون بين الركن والمقام يشبه رسول الله صلى الله عليه وسلم في الخلق بفتح الخاء

Namun, jika kita rujuk pada kitab Ibnu Arabi yang ada saat ini, telah terjadi perubahan dan penghapusan nasab atau silsilah Imam Mahdi yang menyebutkan nama imam-imam syiah tersebut, berikut ini saya bawakan teks dari kitab Futuhat al-Makkiyah karya Ibnu Arabi pada bab 366, ternyata di sana sudah dihapus dan tidak ada lagi nama-nama Imam-imam syiah sebagai nasabnya imam mahdi tersebut. Yang ada tinggal pernyataan bahwa “IMAM MAHDI ADALAH ITRAH/KETURUNAN RASUL DARI FATIMAH, KAKEKNYA ADALAH HUSAIN BIN ALI BIN ABITHALIB..” Tidak ada lagi pernyataan “Ayahnya adalah Imam Hasan Askari, bin Imam Ali at-Naki, bin Imam Muhamad al-Taki, bin imam Ali al-Ridha, bin Imam Musa al-Kazhim, bin imam Ja’far al-Shadiq bin imam Muhammad al-Bagir, bin Imam Zainal Abidiin, bin imam al-Husain bin Ali bin Abi Thalib.”

Berikut teks dari kitab Futuhat Ibnu Arabi dalam satu versi penerbitan

futuhan husain

Perhatikan teks yang digaris merah dibagian kedua setelah bab 366, disebutkan bahwa Imam Mahdi adalah “KHALIFAH DARI KETURUNAN RASULULAH DARI FATIMAH, YANG NAMANYA SAMA DENGAN NAMA RASULULLAH SAW, KAKEKNYA ADALAH HUSAIN BIN ALI BIN ABI THALIB YANG AKAN DIBAIAT DI ANTARA RUKUN DAN MAQAM”

Jadi dalam hal ini pendapat Ibnu Arabi yang lengkapnya tentang Imam Mahdi adalah keturunan Imam Imam Hasan Askari dan seterusnya silsilahnya  yang lengkap sampai Imam Husain bin Ali bin Abi Thalib, dihapus, dan tinggal pernyataan “kakeknya adalah Husain bin Ali.” Siapakah yang menghapusnya atau mentahrifnya?

Tapi itu masih belum selesai, karena ternyata, ada juga kitab Futuhat al-Makkiyah dalam versi terbitan yang lainnya menghapus dan mentahrif silsilah Imam Mahdi, dengan mengganti silsilah Imam Mahdi afs, yaitu dari “IMAM HUSAIN” menjadi “IMAM HASAN.”

Perhatikanteks yg digaris merah berikut ini

futuhat 0267

Dalam versi penerbitan ini, yang digaris merah meyebutkan bahwa Al-Mahdi adalah “KHALIFAH DARI KETURUNAN RASULULLAH SAW DARI FATIMAH, DAN KAKEKNYA ADALAH HASAN BIN ALI”

Jadi, pendapat Ibnu Arabi yang pada awalnya menyebutkan bahwa Imam Mahdi adalah keturunan Imam Husain, diganti menjadi keturunan Imam Hasan! Siapakah yang mengganti dan mentahrifnya?

Jadi keturunan siapakah Imam Mahdi menurut Ibnu Arabi? Wallahu a’lam

Iklan
%d blogger menyukai ini: