Profil

Yayasan Islam Abu Thalib adalah yayasan yang bergerak dalam bidang pendidikan, dakwah dan sosial. Kegiatan utama yayasan ini adalah membuka perpustakaan dengan mengoleksi berbagai buku dari berbagai cabang ilmu yang ada dalam tradisi pengetahuan Islam. Kemudian mengadakan majelis ta’lim secara berkala.

Yayasan ini berdiri dikarenakan sebuah kepedulian atas realitas umat Islam yang masih tertinggal khususnya dalam bidang ilmu pengetahuan. Dengan realitas ini tergeraklah keinginan besar dan harapan yang menggelora bagi kemajuan Islam. Karenanya atas inisiatif berbagai kalangan, akhirnya berdirilah Yayasan ini sebagai usaha kecil kami untuk menggapai harapan yang besar itu, Mungkin harapan itu terlalu besar, tetapi seperti kata pepatah “seribu langkah tetap dimulai dari satu langkah”, dan yang terpenting adalah  usaha kecil ini dimulai dengan hati yang ikhlas. Akhirnya, tepat pada hari Senin, 23 Januari 2006 bertepatan dengan tanggal 23 Dzulhijjah 1426 H, Yayasan Islam Abu Thalib dengan resmi di buka melalui penandatanganan prasasti oleh Ayatullah Ramazani dari Republik Islam Iran.

Kemudian, secara institusi mendapat pengesahan pendirian melalui Akte Notaris/PPAT Ratna Beru Karo SH No. 6 tertanggal 19 Januari 2006, dan pengesahan dari Menteri Hukum dan HAM Negara Republik Indonesia, Nomor : C-972.HT.01.02. TH. 2006, serta NPWP : 02.444.326.9.113.000.

Dengan peresmian tersebut, Yayasan Abu Thalib memberikan ruang terbuka bagi semua pihak untuk bergabung dan berpartisispasi bersama mewujudkan “Islam rahmatan lil alamin”. Kami membuka keanggotaan bagi siapa saja yang ingin bergabung dalam perpustakaan Yayasan Abu Thalib.

Program Kerja Yayasan

A. Program Jangka Pendek

  1. Membuka perpustakaan yg terbuka untuk umum sebagai wadah pencerahan umat Islam kota Medan dengan mengoleksi berbagai buku cabang pengetahuan agama maupun umum, jurnal, CD, beserta fasilitas informasi lainnya.
  2. Mengadakan peringatan hari-hari besar Islam
  3. Menghadirkan ulama-ulama, Ustadz-ustadz, dan para akademisi dari berbagai mazhab dan pemikiran untuk mengisi berbagai program  kajian.
  4. Menjadikan Yayasan sebagai pusat informasi, konsolidasi, evaluasi dan penyusunan program kerja dan pelaksanaan dakwah.
  5. Mengadakan pelatihan-pelatihan secara berkala
  6. Mengadakan kerjasama dengan masyarakat dan lembaga-lembaga
  7. Mengadakan kegiatan-kegiatan sosial
  8. Mengadakan pembinaan kelompok studi pada sejumlah universitas di kota Medan.
  9. Mengadakan dan menyebarkan buletin Islam

 

B. Program Kerja Jangka Panjang

  1. Membuka lembaga pendidikan dasar, menengah dan pendidikan tinggi.
  2. Membuka cabang pembantu Yayasan pada daerah-daerah
  3. Mengadakan desa-desa binaan di daerah-daerah
  4. Mengadakan kerjasama dengan lembaga-lembaga dan organisasi Islam lainnya
  5. Membuka lembaga penerjemahan bahasa Arab dan Parsi
  6. Mengirim kader-kader potensial untuk belajar di dalam maupun luar negeri melalui jaringan beasiswa.

Untuk informasi yang lebih lengkap silahkan hubungi sekretariat Yayasan Islam Abu Thalib di Jl. Gurilla No. 82 Medan Perjuangan, Kp. 20233.

32 Tanggapan

  1. Salam Mas Abu Bakar..
    Setiap org bebas memilih mazhab yg mau diikutinya…silahkan anda mau jadi sunni dan amalkan sunni sebaik-baiknya…dan silahkan juga jika org lain mau menjadi syiah dan amalkanlah syiah dgn sebaik2nya….!!

  2. Salam Mas Bro :

    Syiah dan sunni adalah fakta sejarah yg tak perlu kita hindari dan nafikan. Yang penting adalah syiah dan sunni bersaudara dalam persatauan, sekalipun terdapat perbedaan diantara keduanya. Tak perlu memaksakan org syiah menjadi sunni, atau org sunni menjadi syiah, biarlah setiap org memilih dgn ikhtiyarnya masing2. Begitu pula syiah dan sunni keduanya sama2 iku sunnah Rasulullah saaw, dan keduanya sama-sama mencintai Ahlul Bait Nabi saaw. karena kecintaan kepada mereka diwajibkan oleh Allah swt. Asumsi anda bahwa syiah menganggap sunni bukan islam itu keliru, karena bagi syiah, org sunni adalah bagian dari kaum muslimin…. karenanya janganlah anda menipu org lain dgn pernyataan yg tidak pd tematnya.

  3. syiah no
    sunny yes
    jujurlah kawan !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  4. kalo memang syiah dan sunni itu sama kenapa harus ada penamaan syiah atau sunni,kenapa orang2 syiah gak jadi sunni aja semua,,,bukannya sunni itu artinya pengikut sunnah rasulullah,kalau memang alasannya karena syiah itu pendukung ahlul bait nabi,apakah sunni bukan pendukung ahlul bait nabi??? bahkan ketika orang syiah menjadi sunni maka dia mendapat dua keuntungan yaitu dia menjadi pengikut ahlulbait dan sekaligus pengikut sunnah…. dan kalo memang sunni dan syiah itu sama,untuk apa orang2 syiah mendakwahkan dakwah syiahnya kepada orang2 sunni???? syiah dan sunni itu berbeda bukan hanya masalah fiqih tapi juga akidah… syiah meyakini seseorang tidak bisa disebut islam kalau tidak mengimani imam2 yang dua belas..jadi sebenarnya menurut orang syiah sunni itu bukan orang islam,,tapi benyak orang2 yang kurang mengerti hal ini tertipu..

  5. salam Mas Fendi..

    Terima kasih atas pertanyaannya..
    Pada dasarnya keislaman Abu Thalib adalah hal yang nyata, karena tidak ada satu orang Islampun yang meragukan pembelaan dan kesetiaan Abu Thalib kepada Rasulullah saaw. Secara singkat poin-poin berikut ini, mengindikasikan keislaman Abu Thalib :

    1. Abu Thalib tidak pernah sekalipun menyakiti, melawan, dan membantah Rasul saaw, bahkan beliau membela dakwah Nabi saaw dan mengumpulkan orang-org untuk mendengarkan dakwah Nabi saaw, membela Islam dan dakwah Tauhid.

    2. Abu Thalib mengasuh Nabi saaw dari kecil hingga dewasa dgn sebaik-baik pengasuhan, serta mendahulukan kepentingan Nabi saaw di atas kepentingannya, keluarga, dan anak-anaknya.

    3. Abu Thalib tidak pernah mendustakan Nabi saaw seperti umumnya kaum quraisy, bahkan ia menolak pernyataan-pernyataan kaum quraisy yang menuduh Nabi berdusta, penyihir dan sebagainya.

    4. Abu Thalib menegaskan bahwa apa yang dikatakan dan dibawa Nabi adalah benar, sehingga dari awal hingga menjelang wafatnya membela dan menganjurkan orang-orang utk membela Nabi saaw, dengan perkataan, harta, jiwa dan raganya.

    5. Rasul saaw bersedih dan menangisi kematian abu thalib, dan tidak mungkin Rasul saaw bersedih atas kematian org kafir. Bahkan tahun wafatnya Abu Thalib disebut sebagai “Tahun Duka Cita”. Ketika Imam Ali as mengabarkan kematian Abu Thalib, Rasul saaw bersabda, “Pergilah mandikan, kafani, dan kuburkanlah ia. Semoga Allah mengampuni dan merahmatinya.” Bgeitu pula saat Abbas bertanya kepada Nabi, apa yang diinginkannya terhadap Abu Thalib, Rasul menjawab, “Semua kebaikan dari Allah, Tuhanku”

    6. Diriwayatkan dari Khalifah Abu Bakar bahwa beliau berkata, “Tidaklah Abu Thalib meninggal kecuali mengucapkan laa ilaha illallah, muhammad rasulullah”. Al-Abbas, Ibnu Abbas, Abu Dzar, dll juga meriwayatkan keislamannya.

    7. Terakhir saya bawakan beberapa cuplikan ucapan dan syair Abu Thalib, silahkan anda menilainya apakah ini ucapan/syair orang kafir atau orang mukmin. Abu thalib berkata dlm syairnya :

    “Itulah akibat kebencian, kedurhakaan, dan kesalahan kalian,
    Akibat kezaliman kalian kepada sang Nabi,
    Yang datang menunjukkan jalan lurus, membawa perintah Tuhan penguasa Arsy,
    Jangan berharap kami akan menyerahkan Muhammad”
    ——

    “Tidakkah kalian tahu bahwa kami mendapati Muhammad
    sebagai Nabi seperti seperti Musa,
    Yang dibenarkan oleh semua kitab suci agama,
    Yang dicintai oleh seluruh umat manusia,
    Yang diberi Tuhan anugerah kasih yang istimewa”
    —–

    “Aku membela sang Rasul utusan Maha Raja,
    Dengan pedang putih yang diliputi cahaya,
    Kulindungi dan kubela Rasul Tuhan,
    Dengan perlindungan yang penuh kasih sayang”
    —–

    “Hai Hamzah, jangan sekalipun engkau mengingkarinya,
    setelah engkau beriman, betapa aku gembira,
    Hendaklah Rasulullah tetap kau bela,
    Dan hadapilah kaum quraisy secara nyata,
    Dengan keimanan engkau harus berkata, “Muhammad bukanlah Tukang sihir yang membaca mantera”
    ——

    “Muhammad, engkau adalah seorang Nabi,
    Dimasa mudamu engkau dihormati dan dimuliakan kerabatmu sejati
    Berbahagialah orang yg menghormatimu,
    dan Bahagialah dunia karena kelahiranmu,
    Aku bersaksi bahwa apa yang kau katakan adalah benar, tanpa berlebihan,
    Sejak kanak-kanak hingga kapapun engkau selalu berkata kebenaran.”
    ——

    “Demi Allah, kewajiban bagi diriku
    menjaga dan melindungi Muhammad dengan segenap jiwaku,
    Dan kubela serta kulindungi dengan seluruh kekuatanku
    Dunia senantiasa indah bagi pembela Muhammad tercinta,
    Dan menjadi buruk bagi memusuhinya ,
    Tuhan penguasa manusia,
    akan senantiasa memperkuat dan menolongnya,
    Dan akan memenangkan agama-Nya
    Yang tidak ada kebatilan sedikitpun di dalamnya”
    —–

    Demikian beberapa cuplikan ucapan dan syair Abu Thalib, silahkan anda merenunginya dengan nalar yang jernih dan hati yang bersih, setiap pilihan apapun yang kita pilih, tentu memberikan pengaruh utk kehidupan dunia dan akhirat nantinya.

    wassalam
    Abu Thalib

  6. tolong kedepankan dalil yg kuat bahwa abu thalib telah islam

  7. Mas Syaiful..
    Kedustaan bisa dilakukan siapa saja, apakah kami ataupun anda dan situs2 yang anda postkan? Tapi alangkah bahayanya menyebarkan sesuatu yang dia belum mengetahuinya dan menghukumi dengan kejahilannya. Untuk mengetahui siap yang berdusta anda harus meneliti dan mempelajarinya dengan nalar yang baik dan hati yang suci. Setelah itu sampaikan dengan lisan yang bersih. Dikatakan “Perhatikanlah makanan yang kamu makan, darimana kamu memperolehnya. makanan ini bukan hanya materi tetapi juga makanan ruhani yakni ilmu. Perhatikanlah darimana kamu mendapatkan ilmu”. Perkataan adalah nilai kemanusiaan. wassalam..!

  8. Mas Syaiful, anda itu mencintai Rosulullah saww atau tidak sih? Anda begitu bangga mengatakan bahwa Abu Tholib dan (mungkin) kedua orang tua Rosulullah itu kafir. Anda dengan penuh kesombongan dan kebanggaan menyakiti hati Rosul saww!

  9. Mas Syaiful, anda itu mencibtai Rosul atau tidak sih? Anda dengan bangga menyatakan bahwa Abu Tholib dan (mungkin) kedua orang tua Rosul saww itu kafir. Anda menyakiti hati Rosulullah saww dengan penuh ketinggi hatian!

  10. kalau mau liat aslinya syiah, silahkan liat link dibawah ini, jangan lupa syiah itu pendusta dan berdusta di wajibkan dalam ajarannya

    http://www.syiahindonesia.com/index.php/kajian-utama/aqidah-syiah/457-keyakinan-syiah-tentang-nikah-mutah-beserta-sumbernya

  11. Salam Mas Dodo
    Terima kasih atas doanya…semoga anda dan keluarga sehat dan sukses selalu.

  12. Salam Mas/Mba Cabe Rawit
    Ucapan anda seperti pedasnya cabe rawit..
    Yayasan ini didirikan sebagai ajang persatuan kaum muslimin, ada syiah dan ada sunni di yayasan ini… semua berlaku saling menghargai.
    alangkah baiknya sebelum memvonis, mempelajarinya dgn baik dan kepada yang mengetahuinya dengan baik.
    wassalam

  13. salam… semoga kesuksesan menyertaai yayasan abutholib

  14. yayasan syiah nih….agama syiah tidak sama dengan islam…haiti2 kaum muslimin jangan tertipu…..

  15. Kepada Yth .Sri Fitria Ningsih

    Sebelumnya saya perkenalkan diri saya. Nama saya Joko Ibrahim,dari Jakarta. Beberapa aktu yang lalu saya membaca postingan anda yang berjudul
    MENGUKUHKAN PENDIDIKAN AKHLAK

    Di alamat situs:http://abuthalib.wordpress.com/2009/10/30/mengukuhkan-pendidikan-akhlak/

    Kebetulan saat ini saya sedang menyelesaikan tugas perkuliahan saya di ICAS-Paramadina,adapun tema yang saya tulis mengenai Sayyid Mujtaba Musawi Lari.

    Untuk itu saya mohon diperkenankan agar anda bisa mengirimkan naskah asli dalam bentuk Foto copy sebagaimana yang anda posting,bilamana itu dalam bentuk artikel,paper,atau sejenisnya.Agar dapat saya gunakan sebagai bahan kajian pustaka

    Atas terkabulnya permohonan ini,saya menghaturkan banyak terima kasih

    Joko Ibrahim

    ICAS – PARAMADINA

    081 282 097 501

    085 880 265 316

    Pejaten Raya Street No.19,
    South Jakarta 12150
    INDONESIA

  16. Salam Mas Abu Haneef

    Maaf mas, apakah anda diajari berdusta dlm mazhab anda?
    sebab Anda telah berdusta dengan mengatakan dusta sebagai ajaran syiah.

    berkatalah dgn baik sbg cerminan Islam, dan pelajarilah sesuatu jika kita belum mengetahuinya.

    wassalam

  17. Salam Mas Sule

    Taqiyah adalah ajaran Islam yg dibenarkan oleh sunni maupun syiah, berdasarkan al-quran maupun riwayat2 yg sampai kepada kita.

    Sebaiknya kita menebarkan wawasan yg penuh kebaikan dari pada fitnah yg hina. Sunni maupun syii adalah bersaudara sebagai sesama kaum muslimin. Jangan anda dipropaganda oleh org2 yg ingin memecah belah kaum muslimin.

    Untuk isu-isu yg anda sebutkan, sperti ttg sahabat, ttg palsunya al-quran dan sbgnya anda bisa merujuk pada buku2 syiah yg sekarang cukup banyak beredar ditoko-toko buku. Cukup kami infokan bahwa al-quran sunni-maupun syiah sama saja tanpa ada perubahan sama sekali.

    wassalam

  18. Salam Mas Abu Umar al-Ayyubi.

    Syiah maupun sunni sama-sama dari golongan kaum muslimin. Risalah Amman yg dihadiri oleh seluruh ulama di dunia telah memutuskan sahnya 8 mazhab di dunia ini, dan dua diantaranya adalah mazhab syiah yaitu Zaidiyah dan Imamiyah Itsna Asyariyah.

    Adapun tuduhan anda tentang kekafiran mazhab syiah tidak berdasar sama sekali, dan tuduhan anda tentang mazhab syiah yg mengkafirkan para sahabat utama dan isteri2 nabi adalah ketidakbenaran. SEbaiknya anda mempelajari baik sunni maupun syiah dari sumber yg autentik utk mendapatkan perbandingan yg seimbang dari keduanya. semoga kita semua bisa bersatu dalam perbedaan.

    Yayasan Islam Abu Thalib sendiri beranggotakan orang2 yg bermazhab syiah maupun sunni dan diresmikan oleh ulama syiah maupun sunni. Karena bagi kami baik sunni maupun siah adalah saudara.

    wassalam

  19. salam Mas Ja’far

    Silahkan anda pelajari pendpat para ulama tentang Abu Thalib. Kita semua sepakat beliau adalah penolong Nabi saaw bahkan bersama beliau di Boikot di Lembah Abu Thalib. Nabi saaw juga menangisinya pada saat kematiannya, shg dikenal dalam sejarah sbg “amul Huzn” atau Tahun duka cita.

    Untuk kemusliman Abu Thalib, anda bisa baca bukunya al-Khanizi seorang ulama syiah yg berjudul “Abu Thalib Mukmin Quraisy atau bukunya Sayid Zaini Dahlan (ulama ahlus sunnah) yg menulis buku “Ashnal Mathalib fi najah abi thalib”.

    wassalam

  20. Salam mas/mbak Manna
    Utk menerima/mencari bantuan dana dari iran kami tidak tahu, karena itu bersifat kenegaraan.
    Adapun utk beasiswa pendidikan di iran dapat melalui jamiul musthafa internasional yg di Jakarta (IC-Jakarta). Yayasan Islam Abu Thalib hanya mengimformasikan atau merekomendasikan utk mengikuti ujian beasiswa tsb.

    wassalam

  21. Hati-hati. Syiah ini menjadikan dusta sebagai bagian dari ajarannya.

  22. syiah membolehkan TAQIYAH (berdusta untuk kepentingannya)
    syiah berkoar koar menghasut umat dg melontarkan kebencian2 pada para sahabat ROSULULLAH, padahal rosulullah dalam satu hadist menyatakan lebih kurang isinya : “brg siapa yg membenci sahabat Rosul maka pd hari kiamat akan berhadapan dg ku (rosulullah)”
    syiah menyatakan bahwa AL-QUR’AN yg d pakai oleh umat islam hanya 1/3 dari kitab mereka (FATIMIYYAH) ,
    jadi syiah bukan ISLAM !!!!
    lantas Syiah ini ajaran apa??? jangan berTAQIYAH ya !!!!
    ayo umat islam jangan terpedaya, ayo belajarlah ISLAM dari sumber yg benar AL-QURAN dan hadist2 yg sohih agar tak terpedaya

  23. ini yayasan Syi’ah yang bukan dari golongan Islam. mereka punya kitab yang berbeda dengan kitab Ahlussunnah, dan mengkafirkan orang mulia Ummahatul Mukminin ‘aisyah Radiallhu’Anha, Abu bakar, Umar, Utsman Radiallahu’anhu.

  24. Tidak ada perbedaan pendapat dikalangan ummat Islam bahwa Abu Thalib wafat sbg kafir. Sbgmn hadits riwayat Bukhari. Tampak bahwa yayasan ini afiliasi Syiah Imamiyah. Smg kita dijauhi dr sebab2 kekufuran.

  25. assalamu’alaikum.wr.wb
    saya manna saya ingin bertanya bagaimana cara untuk mendapatkan bantuan dana dari pemerintah iran tersebut apakah harus melalui jalur yayasan islam abu thalib atau melalui lembaga Jamiul Mushtafa Internasional karena saya ingin tau mengenai syaratnya bagaimana mendapatkan beasiswa tersebut dan kalaupun melalui lembaga Jamiul Mushtafa Internasional apakah saya boleh tau address nya ?
    wassalamu’alaikum.wr.wb

  26. Salam, manna
    Pemerintah Iran menyediakan beasiswa bagi mahasiswa/i di indonesia melalui lembaga Jamiul Mushtafa Internasional. wassalam

  27. Salam Pemerintah Iran melalui lembaga Jamiul Musthafa Internasional memberikan beasiswa bagi mahasiswa/i indonesia.

    wassalam

    ________________________________

  28. apakah ada beasiswa yang di tawarkan pemerintah iran berupa dana untuk mahasiswi atau mahasiswa islam di indonesia

  29. alaikum salam warahmatullah wabarakatuh.. Terima kasih telah berkunjung ke web kami, dengan senag hati, kami dari yayasan Islam Abu Thalib dapat silturrahmi dengan IMBA USU. Untuk lebih lanjut silahkan berkunjung ke sekretariat yayasan Islam Abu Thalib, Jl. Gurilla No. 82 Medan. Insya allah kita bisa membangun kerjasama demi kebaikan..

    wassalam

    ________________________________

  30. assalamu’alaikum.warahmatullahi wabarakatuh
    saya muhammad dari jurusan sastra arab 2011 di universitas sumatera utara, saya yayasan abu thalib ini dapat membuka silaturahmi dan kerja sama pendidikan dengan jurusan ataupun organisasi kami yaitu IMBA (ikatan mahasiswa bahasa arab) karena kami juga ingin banyak belajar dan mengetahui tentang kebahasaan arab secara lebih detil dan bisa saling berbagi wawasan dalam belajar berbahasa arab. itu saja salam dari kami mahasiswa-mahasiswa sastra arab universitas sumatera utara
    wassalamualaikum

  31. salam mbak Fitri..

    Ada perbedaan pendapat tentang masalah Abu Thalib Paman Nabi Muhammad saaw, apakah ia muslim atau tidak?
    Berbagai indikasi kemuslimannya telah dibicarakan para ulama. Diantara buku yang mengulas persoalan ini adalah buku “Abu Thalib Mukmin Quraisy”.

    Adapun kami pengurus yayasan Abu thalib mengikuti pendapat bahwa Abu Thalib termasuk kaum muslimin. terima kasih

    wassalam.

  32. ko namanya Abu Thalib?? setahu saya Abu Thalib bukan Islam, sedangkan ini adalah Yayasan Islam??

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: